Menghilangkan Batu Ginjal

Ada beberapa tanaman, baik dalam bentuk daun, daun dan batang, akar, rimpang, atau keseluruhan tanaman yang digunakan sebagai obat untuk menghancurkan batu ginjal. Contohnya belimbing wuluh, kumis kucing, keji beling gempur batu, meniran, keci beling mentimun, pepaya dan temulawak. Ternyata tempuyung (Sonchus arvensis) memiliki kelebihan dari segi keampuhan dan keamanan dalam penggunaannya sebagai tanaman obat penghancur batu ginjal. Kelebihan tempuyung ini sudah diakui oleh banyak pakar pengobat dari tanaman. Batu ginjal merupakan endapan CaCO3 atau kalsium karbonat, oksalat, dan urat pada ginjal atau kandung kemih. Batu ginjal menyebabkan gagal ginjal yang secara medis dapat diobati dengan cara operasi atau penembakan sinar laser.

Pengobatan penyakit dengan tanaman obat memerlukan kesabaran dari pasien. Pengobatan penyakit dengan tanaman obat memerlukan kesabaran dari pasien. Penyakit tidak sembuh dengan hanya mengonsumsi tanaman obat dalam satu atau dua hari saja. Namun, dibutuhkan interval waktu tertentu agar tercapai titik optimal dalam periode pengobatan. Ada tiga hal yang perlu diperhatikan dalam pengobatan penyakit dengan menggunakan tanaman obat yaitu pantangan, anjuran, dan psikologi penderita penyakit.

Seseorang yang sedang menjalani pengobatan dengan ramuan obat dari tanaman tempuyung harus tetap berpantangan terhadap jenis-jenis makanan tertentu yang sesuai dengan penyakit yang dideritanya. Contohnya, penyakit ginjal dengan asam urat dilarang mengonsumsi makanan-makanan seperti bayam, emping, nangka, jeroan, otak dan lemak.

Disamping melakukan pantangan, penderita sebaiknya melaksanakan anjuran yang daat mendukung proses penyembuhan penyakit. Kegiatan tersebut di antaranya olahraga ringan, minum air yang cukup, minum jus tanaan tertentu yang dianjurkan sesuai dengan penyakitnya, serta menjalani terapi pengobatn lain (akupuntur, refleksi, yoga, atau chikung).

Ramuan untuk Pengobatan Batu Ginjal

Penyakit batu ginjal dapat dideteksi dengan cepat melalui kehadiran darah atau protein dalam air kencing. Penyebab utama adanya darah dalam air kencing adalah adanya infeksi atau akibat gesekan batu-batu dalam saluran kencing dan dalam ginjal ketika terjadi proses pengeluaran air kencing dan dalam ginjal ketika terjadi proses pengeluaran air kencing serta perkembangan sel yang tidak normal di daerah tersebut. Biasanya, dalam kondisi tersebut seseorang bisa dinyatakan terkena kanker ginjal atau kanker saluran kencing.

Adanya protein dalam air kencing bisa dijadikan indikasi terjadinya penurunan fungsi ginjal sebagai penyaring darah. Kondisi ini diakibatkan oleh keadaan ginjal yang tidak berfungsi secara normal atau penyaringanya tidak ketat sehingga protein lolos. Dalam keadaan normal, protein tidak boleh lolos dan harus dialirkan ke seluruh tubuh.

Kerusakan ginjal atau peradangan mengakibatkan adanya darah dan protein dalam air kencing. Keadaan ini akan menimbulkan penderitaan yang berat bagi penderitanya, seperti rasa tidak enak, mual, muntah, sakit perut, sakit kepala, bahkan diare. Penderita tertentu akan mengalami gangguan pernapasan, badan panas, tekanan darah naik, dan pembengkakan jaringan di kelopak mata atau kaki yang akan berkembang menjadi pembengkakan jaringan di tubuh bagian bawah. Jika ditekan, daerah tersebut akan terasa sakit.

Penyakit batu ginjal sering dialami masyarakat tanpa mengenal golongan. Batu pada ginjal atau saluran kemih terbentuk dari berbaga senyawa dalam makanan yang dikonsumsi sehari-hari. Senyawa batu brupa batu oksalat, urat, CaCO3 dan lemak. Dalam kondisi tertentu, senyawa oksalat berbentuk larutan sehhingga dapat dikeluarkan dari tubuh elalui air kencing. Namun, dalam kondisi yang lain senyawa tersebutdapat berekasi dengan ion kalsium (kapur) membentuk kalsium oksalat yang sukarlarut dan cenderung membentuk kristal. Semakin lama kristal tersebut akan semakin besar sehingga membentuk gumpalan batu. Batu dalam senyawa tersebut dapat mengganggu fungsi ginjal dan saluran kemih.

Gejala yang dirasakan oleh penderita penyakit ginjal adalah demam dan timbul rasa nyeri yang hebat di daerah pinggang. Pada golongan usia lanjut, gejala batu ginjal bukan hanya panas atau rasa nyeri, melainkan timbul kegelisahan atau bingung, dan yang ekstrem tidak bisa mengeluarkan air kencing. Rasa sakit diakibatkan ginjal berusaha mengeluarkan batu yang menyumbat tergantung dari ukuran batu.

Batu yang berukuran kecil biasanya berhasil dikeluarkan oleh ginjal, kemudian masuk ke dalam kantung kemih. Kadang-kadang batu yang masih berbentuk pasir kecil dapat dikeluarkan saat kencing tanpa mengalami keluhan. Biasanya, keluhan terjaii ketika batu sudah cukup besar. Gerakan batu ketika terjadi proses pengeluarannya akan melukai dinding saluran kemih sehingga dapat menimbulkan infeksi. Tanda infeksi dapat terlihat pada air kencing yang mengandung darah atau air kencing yang berwarna merah.

Jika tidak diobati, batu ginjal tersebut akan semakin membesar sehingga pengeluaran secara alami sulit terjadi. Semakin besar batu dalam ginjal akan menghambat proses pengeluaran air kencing. Secara medis, penanganannya dapat dilakukan dengan mengeluarkan batu melalui operasi. Batu ginjal yang sudah dikeluarkan mungkin bisa tumbuh lagi jika, penyebabnya belum ditangani, termasuk pengaturan pola makan.

Pencegahan merupakan upaya terbaik yang dapat dilakukan untuk menghindari penyakit batu ginjal. Salah satu caranya adalah mengatur konsumsi makanan dan mengonsumsi air yang cukup. Mengonsumsi air yang cukup dapat membantu mengeluarkan batu-batu berukuran kecil melalui pembuangan urin sehingga tidak ada kesempatan untuk membentuk batu ginjal yang besar.

Cara penanggulangan batu ginjal dengan tanaman obat adalah dengan memahami kondisi ginjal. Asumsi yang dipakai adalah batu dalam ginjal dapat dilarutkan, infeksi dan radang dihilangkan, kerusakan pada ginjal dan lingkungan yang mendukung kerja ginjal dapat derbaiki.

Pendekatan Pengobatan

- Batu ginjal yang terbentuk oleh pengendapan senyawa mineral dan organik, sehingga batu ginjal akan berkurang dan hilang oleh adanya pelarutan batu. Pelarutan batu terjadi oleh air minum dan tanaman obat yang berfungsi diuretik dan menghancurkan batu.

- Batu dalam ginjal menimbulkan infeksi, peradangan, dan mungkin perdarahan, sehingga perlu diobati dengan tanaman obat yang berfungsi antibiotik, anti-inflamasi, dan hemostatik.

Pengobatan bisa dilakukan dengan kapsul tanaman obat. Kapsul tempuyung diminum 3 x 2 sehari, kapsul meniran diminum 3 x 1 sehari dan kapsul tapak liman diminum 3 x 1 sehari. Selain dengan kapsul, pengobatan juga bisa menggunakan tanaman kering (simplisia kering). Ketiga tanaman, masing-masing sebanyak 10-15 gram direbus di dalam lima gelas air sampai tersisa tiga gelas. Perebusan dilakukan didalam panci tanah (kendi), email, atau panci kaca. Air rebusannya diminum 3 x 1 gelas, satu jam sebelum makan atau dua jam setelah makan.

Selain dengan tnaaman obat, penderita batu ginjal sebaiknya menghindari makanan atau minuman yang menjadi pantangannya, seperti jeroan, bayam, buncis, kapri, makanan pedas, dan makanan asin.


=====================================

>>> Kapsul Kumis Kucing Obat Herbal Alami Membantu Meluruhkan Batu Urine, Mencegah Pengendapan Batu Ginjal Serta Mengatasi Radang Saluran Kemih, Produk Herbal, Klik Detail Disini!
=====================================


This entry was posted in Penghancur Batu Ginjal and tagged , , , , , . Bookmark the permalink.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>